Project

Rumah Taman Tangkuban Perahu

Category

Location

Jakarta

Client

Private

Year

2004

Area

464m² / 220m²

Fokus rancangan semula hendak menggali rasa tempat dari bangunan lama. Namun karena tidak bisa terpakai lagi fokus rancangan berpindah pada taman dan pemandangan urban yang bisa terlihat dari ketinggian atap. Keberadaan Taman Tangkuban Perahu (Kelurahan Guntur, Jakarta) serta pemandangan jajaran bangunan tinggi (area Kuningan dan Jalan Sudirman) pada arah sebaliknya merupakan dua hal kuat yang menjadi ‘jangkar’ rumah ini.

Kebetulan ada satu kebutuhan yang cukup unik yang bisa digabungkan dengan upaya tadi. Rumah ini diharapkan bisa menjadi tempat berkumpul teman-teman pencinta dan pekerja seni untuk kegiatan terbatas seperti diskusi, pertunjukan atau pameran kecil. Penghubungan lantai dasar dan taman tersebut dengan lantai atap dan pemandangan gedung-gedung tinggi menjadi sesuatu yang kuat untuk dihadirkan. Lansekap rumput dibawa mengalir dari lantai dasar, lantai atas sampai atap. Cara ini selain dilakukan untuk mendapatkan tambahan area kegiatan, juga berfungsi sebagai penghambat radiasi sinar matahari dan kestabilan suhu permukaan beton terhadap perbedaan temperatur siang dan malam hari. Rumah ini berupaya membuktikan bahwa penggunaan AC tidak selalu diperlukan pada lingkungan seperti ini. Selain hambatan radiasi pada bidang horizontal atap, diperkenalkan dinding tanaman sebagai kulit bangunan untuk tujuan yang sama.

Karena rumah ini akan dikunjungi oleh banyak orang pada acara tertentu, pemisahan area pribadi dan umum menjadi isu yang harus dipecahkan. Ruang-ruang tidur dan perpustakaan diletakkan di lantai atas dengan kontrol satu pintu yang bisa dikunci. Sehingga pada acara yang bersifat umum, ruang-ruang tersebut bisa tertutup dan para tamu bisa menggunakan lantai dasar, bagian luar lantai atas dan lantai atap untuk.